Jumat, 27 Juli 2012

KARMA . Percaya atau Tidak?

Sudah lama tak berbagi cerita di blog ini.. Jika ini adalah makanan mungkin sudah berjamur atau membusuk #lebay .

Aduh...judulnya seraaaaaaam deeehhh mheheheheeeww
KARMA .
Apa itu karma?
Kalau kalian searching pengertian karma di google, akan kalian dapatkan banyak pengertian mengenai karma.. Tapi, aku punya pengertian sendiri untuk itu.

Karma itu...seperti bagaimana kamu menanam sebuah tanaman misalnya pohon jagung, pasti kamu akan suatu saat nanti pohon itu akan membuahkan jagung bukan pisang atau semangka (semangat kakaaaaa ^__^v ) . Iya kan? Iya doooong.....
Nah! Seperti itulah!

Disini aku akan berbagi kisah mengenai karma..

Pada zaman dahulu kala...(yah sekitar2007-2008 lah.. mheheheheeeww #lebaylagi) sebagai seorang anak SMP yang masih labil , aku merasa menjadi seorang cewek yang beruntung bisa punya pacar seperti dia . Sebut saja namanya "BEJO" (hahaha....). Yah....saat itu memang bukan pacar pertama namun baru pertama kali nya menggunakan "hati" . Saat itu aku merasa dia sosok yang sempurna untuk ku...dan keluargaku.. (catat yaaa SAAT ITU) . Semua berjalan wajar dan indah seperti kisah percintaan remaja pada umumnya . Bahkan terlalu sempurna untuk remaja berusia 15 tahun.. Tahun berganti... Putih-biru berakhir. Putih-abu menyambut masa muda :)


Dan disinilah malapetaka dimulai..

Kami harus berpisah...
Aku harus cukup puas bisa diterima di SMA yang tidak se-populer SMA si Bejo saat itu... Awalnya semua berjalan seperti biasa . Tahun - tahun pertama Bejo merasa dia tidak diterima disekolah itu . Dia merasa menjadi seseorang yang dikucilkan . Dia selalu bercerita ini itu dan segala keluh kesahnya bahkan keinginannya untuk pindah kesekolah yang dekat dengan sekolahku bahkan kalau bisa ingin satu sekolah denganku...
Aku, yang saat itu sedang mencintainya tentu saja merasa bahagia dan tersanjung. Sebegitu tersiksanya kah dia jika tidak dekat denganku?? Kurang berwarna kah hari-harinya tanpa bisa melihatku di tempat yang terlihat olehnya? #lebay  .  Dan aku juga merasa sedih...saat itu... Sebagai pacar yang baik , aku menyarankan dia untuk aktif berorganisasi dibidang keagamaan untuk menambah teman yang mungkin tidak akan mengucilkan dia.. Cara itu terbukti ampuh dan berhasil.. Dia menjadi terkenal dengan jabatan sebagai ketua.. Dia mulai sibuk.. Mulai berteman dengan orang-orang yang bisa dibilang berasal dari keluarga "berada" . Aku senang... Dia tidak dikucilkan lagi oleh mereka-mereka..
Semakin lama dia semakin naik daun.. bukan hanya sekedar dibidang keagamaan.. PMR dan Voli (yang memang dari dulu dia geluti)  juga.
Perubahan itu memang perlu, tapi tidak pada perubahan sikap yang negatif.. Saat itu aku merasa sedang menghadapi seorang doping yang selalu menghilang jika mahasiswa sedang membutuhkannya... Seolah ditempatnya berada tidak pernah ada signal. Pernah hingga beberapa hari menghilang.. Nomor handphone berganti begitu saja tanpa ada penjelasan atau pemberitahuan...

Haaaaaaahh (menghela napas....tenang, wangi kok :p )

Aku merasa kami seperti dibayangi..
Tapi saat itu aku tidak tau.. apa dan siapa....

Sampai akhirnya sesuatu yang samar itu terlihat jelas dan semakin jelas..
Bukan hanya sekedar dibayangi oleh bayangan, tapi ternyata memang sudah dipisahkan..
Hatinya sudah berpindah...kepada seseorang yang dia anggap lebih cantik, lebih putih, lebih berbakat dengan bisa menari Ballet..

Aku merasa jadi orang yang paling bodoh daripada orang idiot sekalipun.
Dan dia merasa jadi orang paling hebat sehingga dengan bangganya memperkenalkan "kekasih baru"-nya itu kepadaku. Tepat didepanku, dia memperkenalkan kami satu sama lain seolah - olah aku ini hanyalah teman biasanya... Tanpa perasaan berdosa, tanpa dia pernah membayangkan sakit dan hancurnya aku saat itu...

Aku bisa terima jika dia hanya menduakan aku dengan seseorang seperti itu..
Tapi aku tidak pernah bisa terima jika umpatan demi umpatan dan makian demi makian dia lontarkan kepada orangtua ku.. Orangtua ku yang pernah membiayai kebutuhan bimbingan belajarnya, yang pernah menasehatinya ketika ada masalah... Hei! Itu orangtua ku! Bagaimanapun dia berutang budi pada mereka....

Saat itu...aku hanyalah seseorang yang labil yang masih penuh dengan emosi...
Hanya sebuah tamparan yang kurasa pantas untuk semua perkataannya. Dihadapan kakak perempuannya dan semua orang (saat itu kami berada di pusat perbelanjaan terkenal di Medan). BAYANGKAN!! Kami seperti sedang berakting untuk sebuah sinetron ! Semua mata memandang dengan pandangan yang berbeda - beda . Melihat aku yang saat itu menangis terisak dan melihat sepasang anak manusia yang tersenyum dan tertawa sinis kepadaku dan melihat seorang gadis lain yang hanya bisa berdiri terdiam...

Aku, tidak akan pernah lupa saat - saat itu...

Bertahun-tahun lamanya...aku baru bisa terima kenyataan bahwa aku sudah ditinggal oleh seseorang yang sangat berarti saat itu.. Dendam , sakit hati dan benci kusimpan selama bertahun - tahun dan kulampiaskan kepada orang - orang yang tidak bersalah.. Orang - orang yang datang hanya datang begitu saja tanpa bisa menggantikan Bejo yang saat itu masih tetap terbaik..

Tapi itu dulu............
Dulu aku menangis........menangis melihat mereka masih saja bersama selama bertahun - tahun..
Tapi sekarang?
Aku sudah bahagia...aku sudah bersama orang yang tepat..
Dan kini saatnya aku tertawa melihat mereka harus berpisah juga karena seseorang yang lebih cantik .. Jika aku bisa, aku ingin tertawa bahkan ingin goyanggayung , goyang itik, goyang gergaji atau berpoco-poco ria dihadapan gadis malang itu.. Aku ingin mengucapkan selamat kepadanya. Selamat mendapatkan KARMA, nona penari balet !
Dia melakukan hal yang sama bahkan lebih brutal dari yang ku lakukan dulu.. Makian yang dia lontarkan kepada Bejo sangatlah tidak waras (hahahahaha...........).

Akhirnya kau rasakan apa yang kurasakan dulu...
Sakit bukan melihat orang tertawa mengejek ketika kita menangis?
Sakit bukan melihat seseorang dengan mudahnya pergi dengan seseorang lainnya dihadapan kita?
Aku tidak pernah berusaha membalas perbuatanmu terhadap ku.. Karena aku tidak berhak...
Tapi aku bersyukur , aku diberi kesempatan melihat kesakitanku dulu kini menjadi kesakitanmu...

Karma itu berputar... cepat atau lambat, perbuatanmu yang dulu akan berdampak cepat atau lambat kedalam kehidupanmu...

Janganlah cepat merasa menang , karena kau pasti akan merasakan kalah...




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Hey Hey . Terimakasih sudah mampir yah :) Silahkan kasih saran atau kritik . Terimakasihhhh :)